Aquasprite Theme Demo

Pemilik Warnet Tewas Dibantai

,Di Posting Oleh KADEWE Jam 21.13

BEKASI- Alderpa Pasa Pinem pemilik warnet Phonix ditemukan tewas dengan leher tergorok di dalam warnetnya di Jalan Raya Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Diduga pembunuhan dilakukan singgit mantan karyawan warnet tersebut karena saki hati.

Selain membunuh Alderpa, pelaku juga melukai Aswin yang merupakan operator dan Cecep yang sekarang ini sedang dirawat secara intensif di rumah sakit berbeda.

Berdasarkan informasi, kejadian itu sekitar pukul 03.00 Wib dini hari tadi. Saat itu, singgit bersama tiga orang pelaku lainnya mendatangi warnet dengan membawa senjata tajam berupa pisau. Sedangkan tiga pelaku lainnya adalah Tiar, Novel dan Gendut.

Singgit berhasil masuk ke dalam warnet setelah sebelumnya dilakukan pemantauan oleh Tiar. Singgit selanjutnya langsung naik ke lantai dua ruko dan langsung menyerang Aldepra dibagian leher sehingga Alderpa langsung tewas ditempat kejadian. Melihat hal itu, Aswin yang juga sebagai operator langsung mencoba melarikan diri dan turun ke lantai satu. Namun langsung dikejar dan Singgit kembali menusukkan pisaunya ke perut Aswin.

Selanjutnya, Singgit mengunci pintu lantai satu dan kembali ke lantai dua dan kemudian melukai Cecep yang merupakan seorang pengunjung. Melihat hal itu sejumlah pengunjung lainnya berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua.

Hal itu dibenarkan oleh Tiar salah satu pelaku. Ia mengaku tidak melakukan penusukan dan hanya bertugas memantau situasi warnet dan selanjutnya dilaporkan kepada Singgit. Melihat kondisi sepi, pelaku lainnya yaitu Novel kemudian masuk dan berpura-pura untuk bermain di dalam warnet.

"Tidak lama kemudian Singgit masuk dan terjadilah kejadian tersebut. Dan kami melarikan diri dengan motor Mio,"tukasnya dengan penuh sesal.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kapolsek Pondok Gede, AKP Harun mengatakan pelaku sudah tertangkap di Jakarta. Dan kejadian ini menurutnya sudah direncanakan terlihat dari pisau yang dibawa pelaku dari rumah sebanyak dua buah dan dua buah lainnya dibeli pelaku du pasar.

"Pelaku berjumlah empat orang dan sudah direncanakan. Motifnya balas dendam karena sakit hati dimarahi atasannya karena pelaku membawa uang warnet Rp 6 juta,"katanya, Kamis (23/9/2010).

Harun menjelaskan pelaku Singgit ditangkap saat berusaha melarikan diri dari rumahnya di daerah Kemayoran. Begitupula dengan pelaku yang lainnya.

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar